Sebagian besar skincare enthusiast berasumsi bahwa jika sebuah produk dijual bebas di pasaran, maka produk tersebut aman. Padahal, realitas industri skincare tidak sesederhana itu. Banyak formulasi kosmetik modern mengandung bahan kimia kompleks yang bekerja efektif pada kulit, tetapi juga menyimpan potensi efek samping yang jarang diketahui pengguna.
Celah inilah yang sering membuat kita lengah. Kita selalu tergoda kemasan yang menarik, aroma yang harum, atau klaim hasil cepat tanpa benar-benar memahami apa yang kita oleskan setiap hari ke kulit. Ketidaktahuan tersebut bukan hanya membuat kita salah memilih produk, tetapi juga menempatkan kesehatan kulit dalam risiko jangka panjang.
Kenyataan semakin memprihatinkan ketika menyadari bahwa bahan-bahan berisiko ini tidak hanya ditemukan pada produk eksperimental atau murah, tetapi justru tersembunyi dalam skincare berbahaya yang terlihat profesional, trendi, dan sering direkomendasikan influencer.
Kenali Ingredients yang Menjadi Perhatian Dermatologist
Banyak konsumen tidak menyadari bahwa istilah-istilah kimia dalam daftar ingredients bukan sekadar bahasa laboratorium, tetapi informasi penting yang menentukan apakah formula tersebut kompatibel dengan kondisi kulit mereka atau justru berpotensi merusaknya.
Itulah sebabnya memahami kelompok bahan berisiko menjadi langkah awal yang sangat penting sebelum memilih skincare apapun. Beberapa kelompok bahan berikut menjadi perhatian banyak ahli dan peneliti:
1. Surfaktan berbasis sulfat. Contohnya Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Sodium Laureth Sulfate (SLES) yang banyak ditemukan pada facial wash dan sabun. Bahan ini memang efektif membersihkan minyak berlebih, tetapi dapat mengganggu keseimbangan minyak alami kulit dan merusak skin barrier. Dalam jangka panjang, kulit menjadi kering, mudah iritasi, dan rentan breakout. Penjelasan mengenai efek ini telah dibahas pada publikasi dermatologi internasional yang menyoroti sifat abrasif sulfat terhadap lapisan kulit.
2. Pengawet. Beberapa pengawet seperti DMDM Hydantoin atau Imidazolidinyl Urea dapat melepaskan formaldehida. Formaldehida diakui sebagai karsinogen oleh berbagai otoritas kesehatan global, dan paparan berulang melalui produk perawatan dapat meningkatkan risiko iritasi, alergi, bahkan gangguan kesehatan jangka panjang menjadikan skincare berbahaya.
3. Fragrance atau parfum sintetis. Istilah fragrance pada label sering kali menjadi payung bagi campuran puluhan hingga ratusan bahan kimia yang tidak dirinci. Banyak dermatolog memperingatkan bahwa fragrance adalah salah satu penyebab paling umum dermatitis kontak dan sensitivitas kulit. Konsumen dengan kulit sensitif atau mudah reaktif dianjurkan lebih berhati-hati terhadap kandungan ini.
4. PEG, phthalates, dan pewarna sintetis. Bahan ini sering digunakan untuk menstabilkan formula, menjaga tekstur, atau memberi warna. Namun, sejumlah studi membahas potensi dampaknya terhadap kulit, termasuk iritasi atau gangguan hormonal jika dikonsumsi atau terserap berlebihan yang menjadikannya skincare berbahaya.
5. Bahan terlarang dan berbahaya. Produk ilegal tanpa izin edar sering memuat bahan yang sudah dilarang regulator, termasuk merkuri dan hidrokuinon. Merkuri dapat menyebabkan kerusakan saraf, gangguan organ, serta bahaya serius bagi ibu hamil, sementara hidrokuinon tanpa kontrol dosis dapat menimbulkan iritasi dan hiperpigmentasi yang semakin parah. Kasus penarikan skincare berbahaya berbahaya oleh otoritas di Indonesia membuktikan bahwa risiko ini nyata dan masih terjadi.
Rekomendasi Alternatif yang Lebih Aman: Artist Inc

Perkembangan brand lokal yang mengedepankan formulasi aman terus meningkat. Salah satu brand yang menarik perhatian adalah Artist Inc, yang mengembangkan produk dengan pendekatan fungsional dan seleksi bahan yang disesuaikan dengan kondisi iklim tropis.
Artist Inc mengusung konsep formulasi aktif yang fokus pada hidrasi, perbaikan skin barrier, dan tampilan kulit yang sehat untuk penggunaan sehari-hari. Rejuven-8 skincare series dirancang untuk mendukung aktivitas generasi urban yang sering terpapar polusi, cahaya gadget, serta perubahan suhu ruangan yang dapat mengganggu keseimbangan kulit. Beberapa keunggulan produk Artist Inc:
- Formula yang menekankan bahan aktif yang telah teruji seperti niacinamide, hyaluronic complex, ceramide, dan antioksidan
- Tidak menggunakan bahan red flag seperti sulfat agresif, pewangi sintetis kompleks, atau bahan terlarang
- Dirancang untuk kulit masyarakat tropis yang rentan dehidrasi dan sensitif
Produk dalam rangkaian Artist Inc dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin beralih ke skincare yang lebih bertanggung jawab dibanding skincare berbahaya, tanpa mengorbankan performa atau pengalaman penggunaan.
Segera check out produk Rejuven-8 skincare series dari Artist Inc melalui e-commerce resmi Shopee ARTIST INC. Official Store atau kunjungi toko offline terdekat di kotamu karena kini Artist Inc semakin mudah dijangkau dengan kehadirannya di Bali, Medan, Aceh, Bandung, Banjarmasin, dan Palembang.
Kamu juga bisa berhemat hinga 35% dengan promo Gifts From Artist yang tersedia hingga Desember 2025! Lebih irit nikmati skincare kualitas jutaan dan berkesempatan menjadi bintang sinetron, bermain jetski, hingga dinner bareng artis kesukaanmu!






